Pages

Sabtu, 11 Februari 2012

Resensi novel Where She Went

                                                    SETELAH DIA PERGI

Tiga tahun sudah berlalu sejak cinta Adam menyelamatkan Mia setelah kecelakaan yang memorakpondakan hidup gadis itu....


Dan tiga tahun sejak Mia pergi dari kehidupan Adam untuk selamanya.


Sekarang Mia bintang muda sekolah musik klasik juilliard dan Adam bintang rock terkenal. Ketika Adam terjebak di New York sendirian,takdir mempertemukan mereka kembali. Untuk satu malam terakhir.


Sambil menjelajahi kota yang sekarang menjadi rumah Mia, Adam dan Mia kembali mengunjungi masa lalu dan membuka hati untuk masa depan- serta satu sama lain.


cover novel where she went


Where She Went
Judul : Where She Went
Penulis : Gayle Forman
Halaman : 240
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2011
*sebelum baca novel ini, baca dulu buku sebelumnya yaa #1 If I Stay*
                                  
Jika ada yang bertanya, apakah yang mempertemukan Mia dan Adam? Maka yang mempertemukan mereka adalah musik.Perbedaan genre musik yang disukai keduanya tidak menghalangi berseminya cinta diantara mereka. Bagi Mia, musik klasik sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Banyak yang tidak menyangka pasangan musisi ini akan bersama, karena sulit membayangkan bahwa musisi klasik akan berpacaran dengan musisi rock.

Dibuku pertamanya, yaitu If I Stay, Mia mengalami kecelakaan dan kehilangan tiga anggota keluarganya. Hanya Mia yang selamat dalam kecelakaan maut itu. Setelah mengalami koma yang lumayan panjang, Mia kembali tersadar. Seluruh keluarga Mia, sahabatnya Kim, dan juga Adam mengkhawatirkan kondisi Mia pasca kecelakaan. Namun, Mia kembali menemukan hidupnya dalam musik klasik yang menjadi penyembuh bagi kondisi psikologisnya.

Tidak ada yang bisa dilakukan Adam ketika Mia pergi untuk melanjutkan sekolah musiknya di Juilliard, New York. Tanpa pemutusan hubungan, Mia pergi begitu saja dari kehidupan Adam. Rupanya kepergian Mia menjadi pukulan telak bagi Adam. Patah hati yang dirasakan Adam digambarkan dengan penuh emosional oleh Gayle Forman.

Namun bukan musisi namanya jika tidak mencurahkan perasaannya kedalam lagu. Disela-sela keterpurukannya, Adam berhasil menuliskan banyak lagu untuk mengenang Mia. Lagu itu berhasil masuk dapur rekaman dan membuat Adam beserta Shooting Star melejit. Adam kini terkenal, banyak perempuan yang mendekatinya. Termasuk Bryn, bintang film cantik yang kini menjadi kekasihnya.

Satu malam sebelum keberangkatannya untuk tur selama 67 hari, Adam melihat sebuah poster konser yang menampilkan sosok Mia Hall. Dengan segenap keberaniannya, Adam membeli karcis dan menonton pertunjukkan cello yang dilakukan Mia. Seusai konser, seorang petugas memanggil Adam untuk kebelakang panggung. Disitulah ia bisa melihat kembali Mia secara dekat setelah tiga tahun berlalu.

Sesekali Adam mengingat masa lalunya saat bersama Mia dan setelah kepergian Mia. Dan bagi para pembaca novel ini rata-rata perempuan dan banyak sekali yang menyukai tokoh AdTertarik untuk mengetahui perjalanan kisah cinta Mia dan Adam? Apakah takdir akan mempersatukan mereka kembali?
ayoooooooo baca buku ini, dan siapkan tisu yang banyak ya karena kisahnya akan sangat mengharukan! :)

Benci aku. Hancurkan aku. Lenyapkan aku. Bangkitkan aku. Bangkitkan aku. Maukah kau, maukah kaubangkitkan aku. - Halaman 231


Berbeda dengan If I Stay, kali ini Gayle Forman memberikan sudut pandang penceritaan kepada Adam. Rasa cinta Adam yang sangat besar kepada Mia tergambar jelas disini. Alur yang disajikan maju-mundur.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

(c)2009 half of rainbow in my smile. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger